Gowa, Sulawesi Selatan — [12 November 2025]
Dalam upaya menelusuri jejak sejarah serta memperkuat identitas budaya Kerajaan Gowa, Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju, melakukan kunjungan napak tilas ke wilayah bersejarah Karaeng Loe ri Katingang — kawasan yang jejaknya kini hampir hilang dari peta kerajaan.
Kunjungan ini dilakukan bersama rumpun keluarga Karaeng Katinting dan Palleko’ (penulis) Kerajaan Gowa, yang turut mendampingi perjalanan spiritual dan historis tersebut.
Menurut catatan sejarah, wilayah Karaeng Loe ri Katingang terbentuk pada masa Raja Gowa ke-7, Batara Gowa, dan dahulu merupakan salah satu kawasan penting di bawah pemerintahan Kerajaan Gowa. Kawasan ini diyakini mencakup beberapa pulau kecil di perairan Laut Sulawesi Selatan.
Dalam penelusuran tersebut, Putra Mahkota juga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat yang masih menyimpan pengetahuan turun-temurun tentang wilayah bersejarah itu. Berdasarkan keterangan warga, wilayah kekuasaan Karaeng Loe ri Katingang konon membentang hingga ke perairan Laut Mandar, menunjukkan betapa luasnya pengaruh dan kejayaan Kerajaan Gowa di masa lampau.
Selain napak tilas sejarah, Putra Mahkota juga berziarah ke tempat peristirahatan Karaeng Loe ri Katingang, yang hingga kini tetap dihormati oleh masyarakat sekitar. Lokasi tersebut sering menjadi tempat perenungan dan penghormatan bagi warga yang ingin mengenang jasa serta kebesaran sang Karaeng.
> “Ini bukan sekadar perjalanan sejarah, tetapi bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga ingatan kolektif leluhur kita. Jejak seperti Karaeng Loe ri Katingang harus dihidupkan kembali sebagai bagian dari identitas budaya Gowa dan Sulawesi Selatan,”
ujar Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju, di sela-sela kunjungan.
Kegiatan napak tilas ini menjadi simbol pemulihan sejarah dan kedaulatan budaya Gowa, mengingat banyak wilayah kerajaan yang kini hanya tersisa dalam ingatan lisan masyarakat.
Melalui langkah ini, diharapkan generasi muda Gowa dapat kembali mengenali akar sejarahnya dan menjadikan nilai-nilai leluhur sebagai kekuatan dalam menjaga keutuhan budaya dan jati diri bangbangs
🖋️ Penulis: Asyar
✍️ Editor: Robby Rambi
