TEGAL | MataElangTV —
Pembangunan bahu dan badan jalan (bamprop) di Desa Gunung Jati, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menuai sorotan warga. Pasalnya, proyek yang baru dikerjakan sekitar dua bulan tersebut kini kondisinya sudah retak, amblas, dan rusak parah.
Pantauan di lapangan, terlihat aspal bamprop mengalami kerusakan serius, dengan bagian badan jalan terbelah dan permukaan yang tidak rata. Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
“Pembangunannya belum lama, tapi sekarang sudah amburadul seperti ini. Kami khawatir kalau dibiarkan bisa menimbulkan kecelakaan,” ujar salah seorang warga setempat, Jumat (—).
Warga menduga, kerusakan cepat tersebut disebabkan oleh kualitas pekerjaan yang tidak maksimal, mulai dari struktur dasar hingga proses pengaspalan. Selain itu, faktor drainase yang tidak berfungsi dengan baik juga diduga mempercepat kerusakan jalan.
Masyarakat pun meminta Dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tegal, agar segera turun ke lokasi, melakukan pengecekan, serta mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan semakin meluas.
“Kami berharap dinas jalan segera memperhatikan ini. Jangan sampai proyek yang menggunakan uang rakyat dikerjakan asal-asalan,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait. Warga berharap ada evaluasi dan perbaikan menyeluruh, agar pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat.
Penulis : Sekhudin
Editor : Tim Redaksi
