TEGAL | MATA ELANG — 26 Desember 2025 —
Kondisi memprihatinkan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tegal. Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan terpaksa digotong warga menyebrangi sungai karena tidak adanya akses jembatan menuju fasilitas kesehatan. Peristiwa ini terjadi di Pedukuhan Karangsari, Desa Wet Galih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ibu hamil tersebut diketahui bernama Ikoh (30), seorang ibu rumah tangga yang tengah mengandung anak keempat. Saat hendak dirujuk ke rumah sakit untuk proses persalinan, Ikoh tidak dapat dilalui kendaraan karena akses jalan terputus oleh sungai tanpa jembatan penghubung. Akibatnya, warga setempat harus bergotong royong mengangkat dan menandu Ikoh secara manual melintasi aliran sungai, layaknya kondisi di masa sebelum kemerdekaan.
Peristiwa tersebut terekam dalam dokumentasi warga dan menyita perhatian publik karena menggambarkan masih buruknya infrastruktur dasar di wilayah tersebut, khususnya akses jalan menuju layanan kesehatan.
Warga menilai, kondisi ini sangat membahayakan keselamatan ibu dan bayi, serta menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat pedesaan. Mereka berharap pemerintah daerah hingga pusat segera turun tangan untuk melakukan penanganan serius.
Diketahui, pihak Pemerintah Desa Wet Galih melalui kepala desa setempat telah berupaya keras mencari solusi jalur alternatif terdekat agar warga tetap dapat mengakses pelayanan kesehatan. Namun hingga saat ini, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal karena keterbatasan akses dan kondisi geografis.
“Yang paling penting adalah jalan dan jembatan. Kalau darurat seperti melahirkan, nyawa taruhannya,” ungkap salah satu warga setempat.
Masyarakat Pedukuhan Karangsari berharap agar pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat segera melakukan peninjauan langsung dan mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan demi keselamatan dan kesejahteraan warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya akses menuju fasilitas kesehatan, masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.
Sumber : Sekhudin Tegal
Penulis : Tim Mata Elang
Editor : Redaksi Mata Elang
